Kesehatan

3 Kasus Lumpuh Layu Akut, Kemenkes Minta Masyarakat

fin.co.id - 05/01/2024, 20:22 WIB

Salah Seorang Bayi yang Hendak Di imunisasi Rotavirus di Kota Tangerang

fin.co.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meminta agar sejumlah hal dilakukan warga dalam mengantisipasi penyebaran virus polio, menyusul temuan tiga kasus lumpuh layu akut (Acute Faccid Paralysis/AFP) yang disebabkan Virus Polio tipe dua, di antaranya imunisasi. 

"Pertama, masyarakat harus memastikan anak-anak memperoleh imunisasi rutin polio lengkap sesuai usia, yaitu empat kali polio tetes dan dua kali polio suntik sebelum usia satu tahun," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 5 Januari 2024.

Kedua, kata Maxi, memastikan seluruh anak usia nol sampai tujuh tahun di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyakarta, memperoleh dua dosis imunisasi polio tetes tambahan pada kegiatan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) yang akan dilaksanakan mulai 15 Januari 2024.

BACA JUGA: Penyanyi Veri AFI Jadi Korban Penyebaran Data Pribadi Pinjol, Begini Kronologinya

Ketiga, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk buang air besar (BAB) di jamban dengan septic tank dan cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah buang air. 

"Keempat, masyarakat diimbau segera melapor kepada petugas kesehatan atau Puskesmas terdekat bila menemukan anak usia di bawah 15 tahun dengan gejala lumpuh layu mendadak," ujarnya.

Maxi meminta kepada seluruh masyarakat agar berperan aktif dalam menanggulangi dan memutus transmisi penularan virus polio.

Kemenkes mencatat ketiga kasus lumpuh layu akut ditemukan pada 20 dan 22 Desember 2023, serta 4 Januari 2024 di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kasus tersebut terjadi pada NH (6) seorang anak perempuan dengan riwayat imunisasi polio tetes (OPV) dua kali, MAF (1 tahun 11 bulan) laki-laki dengan riwayat imunisasi lengkap namun malnutrisi, serta MAM (3 tahun 1 bulan) laki-laki dengan riwayat imunisasi polio tetes empat kali dan suntik (IPV) satu kali.

 

Khanif Lutfi
Penulis
-->