Mengenal Apa Itu Serangan Fajar, Fenomena Musiman yang Sudah Ada sejak zaman Kolonial

fin.co.id - 23/12/2023, 10:56 WIB

Mengenal Apa Itu Serangan Fajar, Fenomena Musiman yang Sudah Ada sejak zaman Kolonial

Serangan Fajar, Image: Bessi / Pixabay

Serangan fajar juga menciptakan ketergantungan dan ketidakadilan sosial, karena calon yang kaya dan berkuasa bisa membeli suara rakyat yang miskin dan lemah. 

Sejak Kapan

Menurut beberapa sumber yang ada, serangan fajar atau politik uang adalah sebuah praktik yang sudah ada sejak zaman kolonial di berbagai negara. 

Praktik ini dilakukan oleh penguasa atau calon penguasa yang ingin mempengaruhi atau membeli suara rakyat dengan memberikan uang atau barang. 

Serangan fajar terjadi di negara-negara yang memiliki sistem pemilihan umum, baik yang demokratis maupun tidak.

Cara Menyikapi

Lalu, bagaimana cara kita menyikapi serangan fajar? Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, antara lain:

Menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Kita harus memilih calon berdasarkan visi, misi, program, rekam jejak, dan kinerjanya, bukan berdasarkan imbalan yang diberikan. Kita harus menyadari bahwa hak suara kita adalah amanah yang tidak bisa dijual beli.

Menjadi pemilih yang berani dan bertanggung jawab. Kita harus berani menolak dan melaporkan jika ada yang menawarkan atau memberikan imbalan dalam bentuk apapun. Kita harus bertanggung jawab atas pilihan kita dan tidak mudah terpengaruh oleh orang lain.

Menjadi pemilih yang aktif dan peduli. Kita harus aktif mengikuti dan mengawasi jalannya pemilu, mulai dari tahap kampanye hingga penghitungan suara. Kita harus peduli dengan nasib bangsa dan negara, dan tidak membiarkan pemilu dirusak oleh praktik serangan fajar.

Kesimpulan

Serangan fajar adalah sebuah pelanggaran hukum dan etika dalam demokrasi. 

Serangan fajar merusak hak dan kewajiban rakyat untuk memilih pemimpin yang berkualitas, jujur, dan bertanggung jawab. 

Serangan fajar juga menciptakan ketergantungan dan ketidakadilan sosial, karena calon yang kaya dan berkuasa bisa membeli suara rakyat yang miskin dan lemah. 

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID