Catatan Dahlan Iskan . 12/12/2023, 06:00 WIB

Rektor Tengah

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

Sistem Pemilu Rektor seperti itu sudah terbukti menghasilkan Prof Ashari yang berkualitas tinggi. Masih harus ada bukti sekali lagi dari Pemilu kali ini.

Di Indonesia sistem pemilu rektor diserahkan ke MWA. Karena itu ada MWA yang merasa punya kuasa besar: seperti di UNS Solo. MWA-nya akan ngotot melantik rektor pilihan mereka –abai pada suara menteri. Ngotot. 

Sesaat sebelum pelantikan, MWA-nya dibekukan oleh menteri. Sampai sekarang.

Pejabat yang tidak menggunakan kekuasaan disebut abai.

Kelebihan menggunakan kekuasaan dinilai diktator.

Yang pas tentu yang di tengah-tengah. (*)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id