Program Swasembada Gula, Pemerintah Siapkan 1 Juta Hektare Lahan di Papua, Berminat?

fin.co.id - 12/12/2023, 17:27 WIB

Program Swasembada Gula, Pemerintah Siapkan 1 Juta Hektare Lahan di Papua, Berminat?

Perkebunan tebu

FIN.CO.ID - Dalam rangka mewujudkan program swasembada gula, pemerintah akan menyiapkan lahan seluas 1 juta hektare di Papua.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan lahan 1 juta hektare tersebut diperuntukan bagi investor dalam negeri maupun luar negeri yang berminat membangun pabrik-pabrik gula.

“Kalau 1 juta hektare bisa banyak nanti perusahaan di sana, ya mungkin satu pabrik gula membutuhkan 20-40 hektare lahan dengan kapasitas 12.000 TCD,” katanya usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang swasembada gula di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 Desember 2023.

Menurut Amran, pemerintah tidak membatasi jumlah investor dalam maupun luar negeri yang ingin membangun pabrik di Papua, untuk mempercepat swasembada gula.

“Ya rencana swasembada. Kalau kita bangun mungkin 20-30 unit pabrik gula berkapasitas 12.000 TCD, itu baru bisa swasembada,” tutur dia.

Berdasarkan pengalamannya membangun 10 unit pabrik gula atas instruksi Presiden Jokowi,  Amran menyebut investasi untuk membangun satu pabrik gula berkapasitas 12.000 TCD sekitar Rp2,5 triliun sampai Rp3 triliun dan membutuhkan waktu hingga tiga tahun.

BACA JUGA:

Meskipun mengklaim sudah ada perusahaan yang mulai menanam bibit tebu di Papua, Amran mengatakan perjalanan Indonesia menuju swasembada gula masih panjang karena tebu adalah tanaman tahunan yang bibitnya perlu dibudidayakan secara bertahap.

“Tebu ini kan tanaman tahunan yang harus kita ikuti tahapannya mulai dari KBN, KBP, KBI, KBD, sampai tebu giling karena bibit itu harus betul-betul murni dan bagus. Kalau kita gagal di bibit, gagal di tebu giling nantinya,” ujar Mentan.

Selain harus menyesuaikan iklim pertanian setempat, tahapan-tahapan penanaman bibit tebu sendiri membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun.

Amran menjelaskan pabrik-pabrik gula di Papua nantinya diharapkan dibangun dengan teknologi modern, sehingga bisa mendukung produktivitas gula yang dihasilkan.

“Seperti di India ada produksi sampai 150 ton per hektare, sementara kita rata-ratanya 60-70 ton secara nasional. Yang terpenting bagaimana kita mencari bibit unggul, yang bisa produksi minimal 100 ton per hektare,” kata Mentan Amran.

 

Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis

Penulis FIN.CO.ID