Kesehatan

Dengan Nyamuk Wolbachia, Australia dan Kolombia Sukses Tekan Kasus DBD Lebih dari 90 Persen

fin.co.id - 04/12/2023, 09:45 WIB

Nyamuk Wolbachia, Image: Anuj / Pexels

Nyamuk Wolbachia - Kamu tahu gak sih, penyakit DBD itu apa? DBD itu singkatan dari demam berdarah dengue, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. 

Nyamuk ini suka menggigit orang di siang hari, terutama di tempat-tempat yang banyak airnya, seperti bak mandi, ember, atau pot bunga. 

Kalau kamu digigit nyamuk ini, kamu bisa kena DBD, yang bikin kamu demam tinggi, pusing, pegal-pegal, ruam, mual, dan muntah. 

Kalau gak segera diobati, DBD bisa bikin kamu berdarah, syok, bahkan berakhir fatal.

725 Orang Meninggal akibat DBD di 2020

DBD itu penyakit yang sering menyerang orang di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, pada tahun 2020 ada lebih dari 100 ribu orang yang kena DBD dan 725 orang yang meninggal karena DBD di seluruh Indonesia. 

Angka ini menunjukkan bahwa DBD itu masalah yang serius dan harus dicegah. Untuk mencegah DBD, kita harus bersama-sama melakukan berbagai cara, seperti membersihkan lingkungan, menutup tempat penampungan air, menggunakan obat anti nyamuk, dan sebagainya.

Salah satu cara yang baru dan canggih untuk mencegah DBD adalah nyamuk wolbachia. 

Nyamuk wolbachia itu nyamuk Aedes aegypti yang sudah dimasukkan bakteri Wolbachia ke dalam tubuhnya. 

Bakteri Wolbachia itu bakteri yang biasa hidup di dalam tubuh serangga, termasuk nyamuk. 

Bakteri Wolbachia itu punya keajaiban, yaitu bisa menghentikan virus dengue berkembang biak di dalam tubuh nyamuk, sehingga nyamuk gak bisa nularin virus dengue ke orang.

Terbukti Ampuh

Nyamuk wolbachia itu sudah terbukti ampuh dalam mengurangi DBD di beberapa negara, seperti Australia dan Kolombia. 

Di Australia, ada sebuah organisasi yang namanya World Mosquito Program (WMP) yang sudah melakukan penelitian dan melepaskan nyamuk wolbachia di kota Townsville sejak tahun 2011. 

Hasilnya, kota itu sudah bebas dari DBD sejak tahun 2014, dengan penurunan DBD sampai 96 persen. WMP juga sudah memperluas programnya ke kota-kota lain di Australia, seperti Cairns, Charters Towers, dan Rockhampton.

Di Kolombia, WMP bekerja sama dengan Universitas Antioquia dan Pemerintah Kota Medellin untuk melaksanakan program nyamuk wolbachia di 12 wilayah di kota itu sejak tahun 2015. 

Hasilnya, terjadi penurunan DBD sampai 92 persen di wilayah-wilayah yang sudah dapat nyamuk wolbachia, dibandingkan dengan wilayah-wilayah yang belum. 

Makruf
Penulis
-->