Foto yang ia ambil menunjukkan sosok laki-laki berpakaian hitam di belakang sofa. Wajahnya tampak samar, tetapi Lisa yakin bahwa itu adalah wajah suaminya.
Ia mengirim foto itu ke saudara-saudaranya dan menceritakan apa yang terjadi. Saudara-saudaranya tidak percaya dan mengira bahwa Lisa sedang bercanda atau stres.
Mereka menyarankan Lisa untuk beristirahat dan mencari bantuan profesional.
Lisa tidak peduli dengan reaksi saudara-saudaranya. Ia hanya fokus pada hantu suaminya yang masih berada di ruang tamu.
Ia merasa senang dan sedih sekaligus. Ia senang karena bisa melihat suaminya lagi, meskipun hanya dalam bentuk hantu.
Ia sedih karena tidak bisa berkomunikasi dengan suaminya, yang hanya bisa tersenyum dan memeluknya.
Ia berbicara dengan hantu suaminya, mengucapkan kata-kata cinta dan rindu. Ia tidak tahu apakah hantu suaminya mendengarnya atau tidak, tetapi ia berharap demikian.
Lisa tidak tahu berapa lama hantu suaminya berada di rumahnya. Ia tidak mau melepaskannya.
Ia ingin terus merasakan pelukannya yang hangat dan melihat senyumnya yang manis.
Ia berharap bahwa ini bukanlah penampakan hantu yang terakhir, tetapi awal dari pertemuan-pertemuan berikutnya. Ia berharap bahwa suaminya masih mencintainya dan ingin menjaganya dari alam baka.
Nah, itu dia kisah nyata tentang penampakan hantu yang dialami oleh Lisa Smith. Bagaimana menurut kamu?
Apakah kamu percaya dengan cerita ini atau tidak? Apakah kamu pernah mengalami hal serupa atau tidak?
Terima kasih sudah membaca artikel ini, dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.
Rekomendasi Cerita Horor Lainnya