Mereka membagi angkasa menjadi 12 bagian yang masing-masing memiliki nama dan gambar yang berkaitan dengan binatang, manusia, atau objek.
Bangsa Mesir Kuno percaya bahwa letak benda-benda angkasa di setiap bagian tersebut dapat mempengaruhi kehidupan manusia di bumi.
Kemudian, ramalan zodiak disempurnakan oleh bangsa Babilonia yang berada di Mesopotamia.
Bangsa Babilonia yakin bahwa gerakan benda-benda angkasa dapat menunjukkan masa depan.
Bangsa Babilonia menambahkan beberapa unsur seperti planet, bulan, dan matahari ke dalam ramalan zodiak.
Mereka juga membuat sistem horoskop yang menghitung letak benda-benda angkasa pada saat seseorang lahir.
Selanjutnya, ramalan zodiak dikenalkan oleh bangsa Yunani Kuno.
Bangsa Yunani Kuno adalah orang-orang yang suka berfilsafat dan berbudaya.
Mereka menetapkan nama-nama zodiak yang kita gunakan sekarang, yaitu: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Bangsa Yunani Kuno juga mengaitkan zodiak dengan mitologi, sifat, dan kesesuaian antara manusia.