"Kalau mereka tak memiliki dokumen lingkungan, kedua tak memiliki unit pengendali emisi, cerobong asap, heksos nya yang ditangkap oleh wet scrubber," kata Andy Frengky.
Dirinya menyatakan pengusaha pabrik arang siap menuutup total usahanya, usai digrebek petugas Kelurahan Jatisampurna dan Anggota Polsek Jatirangga.
BACA JUGA :
- Kilas Balik Bekasi, Ini Deretan Fakta Penembakan oleh Orang Tidak Dikenal di Babelan
- Kilas Balik Bekasi, Fakta-Fakta Petugas Keamanan Paksa Copot Bendera Palestina Berujung Minta Maaf
4. Pegawai Pabrik Arang Sementara Dirumahkan
Pengusaha pabrik arang ilegal, Khodirun mengaku siap mengikuti aturan dan tidak merasa keberatan terkait penutupan usahanya yang baru buka beberapa bulan.
"Ini memang rutinitas (produksi arang), gak keberatan (pabriknya ditutup)," keterangan Khodirun.
Usai pabriknya ditutup, seluruh pegawai yang bekerja sementara waktu akan dirumahkan hingga menemukan tempat baru untuk membuka pabrik.
"Dirumahkan sampai ketemu tempat yang baru, iya sudah ada larangan seperti ini, ya gapapa kita ikutin," jelasnya.