Jika cara-cara di atas tidak berhasil, Anda bisa mengambil obat pereda nyeri yang mengandung paracetamol atau ibuprofen.
Obat ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan.
Pastikan Anda mengikuti dosis yang tepat dan tidak mengonsumsi obat secara berlebihan.
Kapan Harus ke Dokter

Cara-cara di atas hanya bersifat sementara dan tidak menyelesaikan masalah gigi yang mendasari.
Jika sakit gigi Anda disebabkan oleh kerusakan gigi, gigi berlubang, infeksi, atau penyakit gusi, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Jangan biarkan sakit gigi Anda berlarut-larut, karena bisa menimbulkan komplikasi yang lebih serius.
Oleh karena itu, Anda perlu segera ke dokter gigi jika sakit gigi Anda:
- Sudah berlangsung lebih dari 2 hari
- Sangat parah dan tidak berkurang dengan obat
- Disertai dengan demam, sakit kepala, atau nyeri telinga
- Menyebabkan bengkak di gusi, rahang, atau wajah
- Mengganggu aktivitas makan, minum, atau berbicara
Sakit gigi yang tidak ditangani dengan cepat bisa menimbulkan komplikasi yang serius, seperti abses gigi, infeksi pada tulang rahang, atau bahkan sepsis.
Jadi, jangan anggap remeh sakit gigi dan segera periksakan diri ke dokter gigi jika Anda mengalami gejala-gejala di atas. Semoga lekas sembuh!
Oh iya, jangan lupa untuk membagikan artikel "Cara Menghilangkan Sakit Gigi dalam 5 Menit" ini jika sukses membantumu mengatasinya.