Baskara Putra yang tidak puas sebagai vokalis band Feast. Ia memutuskan untuk menjadi solois dengan gunakan nama Hindia.
Hindia diambil dari kata Hindia Belanda yang sudah ia dengan sejak masih duduk di bangku sekolah.
Ia memilih nama Hindia karena lebih anti mainstream dari pada menggunakan nama Baskara.
Dengan nama Hindia, ia merilis proyek album solo pada tahun 2019 dengan judul 'Menari dengan Bayangan'.
Lalu ia merilis lagu dengan judul 'No One Will Find Me' yang menjadi bagian dari album kompilasi bertamu.
Track dari album Menari dengan Bayangan, antara lain Evakuasi, Wejangan Mama, Besok Mungkin Kita Sampai, Jam Makan Siang, Dehidrasi, Untuk Apa, Secukupnya, Apapun yang Terjadi, Membasuh, Rumah Ke Rumah, hingga Evaluasi.
Lagu berjudul Secukupnya milik Baskara Putra ini dipilih menjadi soundtrack film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini yang diadaptasi dari buku karya Marcella FP yang dirilis pada bulan Januari 2020 lalu.
Pada tahun yang sama, Hindia juga berhasil terpilih menjadi Artis Solo Pria/Wanita Alternatif Terbaik di ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020 karena lagunya yang berjudul Rumah ke Rumah. Hindia bahkan mengalahkan rekannya seperti Danilla hingga Monita Tahalea.
BACA JUGA:
- Ahyeon BABYMONSTER Hengkang Jelang Debut, YG Entertainment Ungkap Alasannya
- Daftar Lengkap Pemenang Piala Citra Festival Film Indonesia 2023
Hindia Dituding Satanis
Seperti yang diunggah akun @secretpieh, dalam lagu 'Matahari Tenggelam', Hindia meminta kepada penonton untuk menatap mata menggunakan kain yang sudah di bawah.
Berikutnya, penonton membuka penutup mata di tengah lagu. Seketika ada patung berdiri di panggung yang diduga simbol satanis.
Momen tersebut membuat warganet menilai jika konser Hindia mengandung satanisme dan illuminati.
“Hindia satanic, tapi penyebarannya secara halus. Jadi para pemuja Hindia harap perhatikan betul-betul idola kamu nih gimana sekarang,” ucap netizen.