Kesehatan

Ini Daftar Negara yang Gunakan Nyamuk Wolbachia Demi Turunkan Kasus DBD

fin.co.id - 16/11/2023, 13:20 WIB

Ini Daftar Negara yang Gunakan Nyamuk Wolbachia Demi Turunkan Kasus DBD

Kemenkes Terapkan Wolbachia untuk Turunkan Kasus DBD

FIN.CO.ID - Terdapat 10 negara yang menggunakan nyamuk wolbachia demi menurunkan kasus demam berdarah dengue (DBD).

Metode ini merupakan teknologi perkawinan dengan teknologi Wolbachia yang memungkinkan nyamuk tidak dapat menyebarkan virus DBD.

Wolbachia ini dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegypti, sehingga virus dengue tidak akan menular ke dalam tubuh manusia. Jika aedes aegypti jantan berwolbachia kawin dengan aedes aegypti betina maka virus dengue pada nyamuk betina akan terblokir. 

Teknologi ini sudah diterapkan di berbagai negara dan hasilnya terbukti efektif untuk pencegahan Dengue.

BACA JUGA:

Dilansir dari kemkes.go.id, ini 10 negara yang menggunakan nyamuk Wolbachia yakni Brasil, Australia, Vietnam, Fiji, Vanuatu, Meksiko, Kiribati, New Caledonia, Indonesia dan Seri Langka.

Di Indonesia akan melaksanakan nyamuk Wolbachia di lima kota yakni Jakarta, Bandung, Kupang, Bontang, dan Semarang. Hal ini berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1341.

Sebelumnya, Wolbachia telah diteliti sejak 2011  oleh WMP di Yogyakarta dengan dukungan filantropi yayasan Tahija.

Wolbachia ini dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegypti, sehingga virus dengue tidak akan menular ke dalam tubuh manusia. Jika aedes aegypti jantan berwolbachia kawin dengan aedes aegypti betina maka virus dengue pada nyamuk betina akan terblokir. 

BACA JUGA:

Selain itu, jika yang berwolbachia itu nyamuk betina kawin dengan nyamuk jantan yang tidak berwolbachia maka seluruh telurnya akan mengandung wolbachia. 

Pada tahun 2022, telah melakukan uji coba nyamuk Wolbachia di Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.

Hasilnya lokasi tersebut terbukti mampu menekan kasus DBD hingga 77 persen dan menurunkan proporsi dirawat di rumah sakit sebesar 86 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani juga menegaskan adanya penurunan penyebaran Dengue yang signifikan setelah adanya penerapan Wolbachia.

“Jumlah kasus di Kota Yogyakarta pada bulan Januari hingga Mei 2023 dibanding pola maksimum dan minimum di 7 tahun sebelumnya (2015 – 2022) berada di bawah garis minimum,” terang Emma dilansir dari website Kemenkes pada Selasa,14 November 2023.

Ari Nur Cahyo
Penulis
-->