Menurut survei Poltracking Indonesia, elektabilitas Prabowo-Gibran pada survei November naik 9,5 persen dari periode survei September 2023 yang tercatat 30,7 persen.
Kenaikan juga ditorehkan oleh pasangan Anies-Muhaimin sebesar 6 persen. Sebaliknya, pasangan Ganjar-Mahfud tercatat turun 1,5 persen.
Hanta mengatakan bahwa suara Prabowo-Gibran unggul di dua provinsi besar di Pulau Jawa daripada dua bakal pasangan calon lainnya.
BACA JUGA:
- Elektabiilitas Prabowo Subianto di Jawa Timur Melejit 40,6 Persen
- Survei IPN: Elektabilitas Prabowo Turun Drastis Jika Berpasangan dengan Gibran
"Jawa Timur persis pertarungan antara Ganjar-Mahfud dan Prabowo-Gibran yang angkanya mepet," kata Hanta.
Hanta mencatat 41,7 persen responden di Jawa Timur memilih pasangan Prabowo-Gibran. Angka tersebut berbanding tipis dengan Ganjar-Mahfud dengan 38,3 persen, sedangkan Anies-Muhaimin 17,8 persen.
Ia juga mengatakan bahwa suara Prabowo-Gibran di Jawa Barat tercatat 39,5 persen, sedangkan Anies-Muhaimin 32,6 persen, dan Ganjar-Mahfud sebesar 25,8 persen.
Basis pemilih di Jawa Tengah dan Yogyakarta, kata Hanta, masih didominasi oleh Ganjar-Mahfud sebesar 53,3 persen, lalu Prabowo-Gibran 27,2 persen, dan Anies-Muhaimin 13,3 persen.
Berdasarkan angka dan tren elektabilitas, menurut Hanta Yuda, terdapat tiga skenario yang berpotensi bergulir dalam Pilpres 2024.
"Pertama, pilpres akan berlangsung dua putaran dengan pasangan Prabowo-Gibran berpotensi besar lolos pada putaran kedua berhadapan dengan pasangan Ganjar-Mahfud. Jika tren elektabilitas Ganjar-Mahfud mengalami rebound," kata Hanta.
BACA JUGA:
- Elektabilitas Capres di Jawa Barat, Prabowo Subianto Jawaranya
- Survei Charta Politika Terbaru: Ganjar - Mahfud 'Pecundangi' Prabowo - Gibran dan Anies - Cak Imin
Potensi skenario kedua, kata Hanta, Prabowo-Gibran akan masuk putaran kedua berhadapan dengan Anies-Muhaimin apabila tren penurunan suara Ganjar-Mahfud dan peningkatan suara Anies-Muhaiman terus terjadi.
"Ketiga, peluang pilpres berlangsung satu putaran terbuka jika perolehan salah satu pasangan menembus angka 45 persen mendekati hari pemungutan suara," kata Hanta.