Setidaknya 10.328 warga Palestina, termasuk 4.237 anak-anak dan 2.719 wanita, telah terbunuh sejak saat itu. Sementara itu, jumlah korban tewas di Israel hampir 1.600, menurut angka resmi.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa "Gaza menjadi kuburan bagi anak-anak," karena ratusan anak perempuan dan laki-laki terbunuh atau terluka setiap hari.
Saat ini sekitar 70% penduduk Gaza telah mengungsi, menurut badan PBB untuk Palestina (UNRWA).
Hal ini terjadi seiring dengan ketakutan yang terus-menerus dan kondisi kehidupan yang tidak manusiawi bagi hampir 1,5 juta orang Palestina.
"Tempat penampungan UNRWA berkapasitas 4x lipat dari kapasitas penuhnya. Warga sipil menjadi sasaran pemindahan paksa dan hukuman kolektif,” kata UNRWA dalam sebuah pernyataan. (*)