"Dapat cuan dari zionis ! Ya, netizen Indonesia, terutama influencer yang bersedia dibayar dengan membuat postingan, video atau sekedar repost, komen, like dan seterusnya.
"Orang-orang seperti ini tergantung levelnya. Dari yang kakap sampai yg ecek-acek Semua ada cuan-nya. Untuk yang kakap bahkan bisa difasilitasi datang langsung ke Israel, membuat video propaganda di sana, dapat fasilitas VIP dan tentunya cuan yang menggiurkan. Wal’iyadzubillah," pungkasnya.
Pada postingan lain, Ustad Hilmi mengatakan, seharusnya buzzer pendukung Israel tidak berhak tinggal di Indonesia.
"Pendukung dan Buzzer Israel itu secara konstitusi tidal berhak tinggal di NKRI, maka bertaubatlah…kecuali anda mau pindah ke Israhell" pungkasnya. (*)