"Tapi kalo udah tau GAMAMPU dan modal bacot doang, udeh diem. Gaperlu jadi produser buat bikin acara panggung roasting mah. Yang penting punya modal dan otak. Tapi kalo gapunya dua-duanya, sekali lagi, MENDING DIEM." cetus Kiky.
Kiky mengatakan bahwa Lapor Pak sudah mengundang semua Capres, termasuk Prabowo. Namun yang barus bisa hadir hanya Ganjar Pranowo.
Sementara Anies Baswedan pernah di-roasting juga, namun saat itu Anies masih menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Padahal di twitt sebelumnya saya pernah bilang kalo lapor pak udah undang semua capres. Tapi yg baru bisa hadir Pak Ganjar.. Kalo ente gasabar pengen liat pak Prabowo saya Roasting, ya ente bikin dong acaranya. Jangan pengen nebeng dan bacot doang apalagi sampe fitnah orang" kata Kiky.
Sebelumnyw, Kiky Saputri me-roasting Ganjar Pranowo di acara Lapor Pak. Namun, video roasting yang ditayang di televisi telah dicut atau dipotong diduga atas permintaan Ganjar Pranowo.
Kiky mengaku sudah menduga, Ganjar Pranowo akan meminta video roasting dipotong tanpa harus ditayang utuh.
"Hahaha sudah kuduga. Maafkan saya ya teman-teman. Nextnya gausah lagi-lagi dah," tulisnya.
Kiky mengatakan, setiap bintang tamu yang akan diroasting, dia akan melalukan observasi untuk mencari bahan roasting. Proses itu butuh waktu 2 hingga 3 hari. Sehingga dia kecewa apabila roasting tidak ditayang utuh.
"Observasinya setengah mati. Begadangnya 2 hari. Eh di-cut sesuka hati " katanya.
Kiku Saputri kemudian ungkap kekecewaannya terhadap Ganjar dan lebih memuji Anies Baswedan yang pernah di-roastingnya. Kiky akui Anies lebih demokratis.
"Jujur, beliau keren banget" kata Kiky Saputri di Twitter. "Waktu protokolernya minta ke pihak TV ada yang di-cut, beliau dengan tegas bilang: Ga usah ada yang di-cut, tayangin aja semua. Ini salah satu bentuk kebebasan berbicara”, ujar Kiky. (*)