Teknologi . 16/10/2023, 13:12 WIB
Secara umum, dompet kripto bisa dibagi menjadi dua kategori: dompet panas (hot wallet) dan dompet dingin (cold wallet).
Dompet panas adalah dompet kripto yang terhubung ke internet, sehingga memudahkan kamu untuk mengakses dan bertransaksi dengan uang kripto kamu.
Dompet panas biasanya berupa aplikasi di ponsel, komputer, atau browser.
Contoh dompet panas adalah MetaMask, Indodax, Coinbase, dan Binance.
Dompet dingin adalah dompet kripto yang tidak terhubung ke internet, sehingga lebih aman dari serangan hacker atau pencuri.
Dompet dingin biasanya berupa perangkat keras fisik yang mirip dengan flashdisk atau kartu memori.
Contoh dompet dingin adalah Ledger, Trezor, KeepKey, dan BitBox.
Untuk membuat dompet kripto, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut.
Jika kamu sering bertransaksi dengan uang kripto atau ingin menggunakannya untuk membayar barang dan jasa, maka dompet panas lebih cocok untuk kamu.
Jika kamu ingin menyimpan uang kripto sebagai investasi jangka panjang atau ingin menjaga privasi dan keamanan kamu, maka dompet dingin lebih cocok untuk kamu.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id