Catatan Dahlan Iskan . 14/10/2023, 06:31 WIB

Equitable Remedy

Penulis : Admin
Editor : Admin

Wilwa

@Mirza. Saya jadi ingat film dokumenter mengenai Yahudi garis keras yang gemar merebut tanah Arab Palestina. Mereka tak segan melukai Rabbi Yahudi moderat yang mencoba membela Arab Palestina di West Bank. Yahudi garis keras ini, kalau Anda segan menyebutnya sebagai Yahudi radikal, sangat mempercayai Torah/Taurat. Dan menurut Torah, Arab termasuk “Goyim” yang halal dibunuh. Dan darah 1 orang Yahudi harus dibalas dengan darah 100 orang Arab. Arab punya istilah yang mirip dengan istilah Goyim yaitu Kafir. Mengerikan bagaimana agama bisa dipelintir menjadi sumber kebencian, amarah, angkara murka, pembunuhan. An eye for an eye. Begitu katanya. Mahatma Gandhi menambahkan: Make The World Blind. Begitulah Israel yang kini dikuasai Yahudi radikal. Nampaknya Jalur Gaza bagian utara hendak diratakan dengan tanah. Sehingga tak bisa ditempati lagi. Walau mungkin puluhan hingga ratusan ribu orang tewas. Ancaman Israel kali ini menurut saya tidak main-main. Mereka akan menghujani Jalur Gaza bagian utara dengan bom. Mereka menghindari perang kota. Cukup meluluh-lantakkannya dengan bom. Persis ketika Amerika menghujani Irak dengan bom. 

Mirza Mirwan

Israel semakin "nggembélo sirahé". Dengan entengnya mereka "memerintahkan" 1,1 juta warga sipil di Gaza City, Jabaliya, Beit Lahia, Beit Hanun, dan kota lain di Gaza utara untuk pindah ke Gaza selatan dalam waktu 1x24 jam, Jumat ini. Sebab Israel akan melancarkan serangan darat besar-besaran. Terus bagaimana caranya? Mikiiir! PBB sudah mengingatkan Israel, mustahil pergerakan seperti itu terjadi tanpa dampak kemanusiaan yang buruk -- it's impossible for such a movement to take place without devastating humanitarian consequences. Tetapi Israel cuek saja dengan "warning" dari PBB itu. Mereka itu warga Palestina, kok, bukan warga Israel. Mungkin begitu pikir petinggi Israel. Yang juga nyebelin itu respons Hamas. Mereka bilang "perintah" Israel agar warga sipil pindah ke selatan itu sekadar propaganda belaka. Padahal jelas-jelas sekitar 350 ribu pasukan Israel sudah siaga di sepanjang perbatasan Israel-Gaza Strip. Mana lengkap dengan puluhan tank pula. Berita terbaru, dalam enam malam serangan udara Israel ke Gaza Strip sudah menewaskan 1537 warga Palestina dan melukai 6612 lainnya. Sementara akibat serangan Hamas ke Israel menewaskan 1300-an orang, termasuk 200-an tentara. Mungkin bila warga Gaza utara sudah pindah ke Gaza selatan blokade di selatan dibuka, suplai bahan pangan dari Israel kembali lancar. Tetapi bagaimana dengan tempat tinggal dan sarana MCK bagi hampir setengah populasi Gaza Strip yang mengungsi itu? 

Liam Then

Sama saja sebenarnya, bedanya Tik Tok Shop ijinnya gak jelas, ijinnya sosial media, kemudian tranformasi sekalian toko online. Makanya jadi kambing hitam. Kalo Shopee,Tokopedia,cs ijinnya jelas toko online.

Udin Salemo

#cerpen_jumat DECACORN NGINJAK Abis jumatan bos Andre mampir ke kantor boss besar. Udin dibawa ikut serta .Kantor itu terletak di jantung pusat kawasan bisnis. Tak jauh dari stasiun mrt Senayan. Sambil menunggu boss besar yang lagi makan siang dengan mitra bisnisnya yang orang Jepun, bos Andre berbincang dengan sekretaris boss besar. Udin menguping pembicaraan mereka. C***a: "Mas Andre, tuh, saham goto sudah harga 67 rupiah. Katanya mau beli saham itu. beli, dong, mumpung murah." bos Andre: "Emang saham goto semurah itu?" C***a: "Iya. Jam setengah tiga tadi saya liat running trade, harganya memang segitu." bos Andre: "Wah, menarik juga, nih." C***a: "Makanya buruan beli. nanti keburu naik." bos Andre: "Iya, sih, pengen beli. Tapi tabungan yang harusnya untuk beli saham itu sudah kepakai untuk bayar kuliah anak saya yang masuk kedokteran." C***a: "Anak mas Andre gak jadi masuk pertambangan i te be?" bos Andre: "Dia gak lulus snbt. Akhirnya dia masuk u ge em jalur mandiri, masuk kedoteran." C***a: "Kan bagus masuk kedokteran. Masa depan cerah." bos Andre: "Bagus, sih. Cuma aku gak nyangka uang masuknya segitu besar. Belum lagi nanti uang semesterannya. Waduh, puyeng juga." Dalam perjalanan pulang ke tempat ngaduk semen bos Andre bilang ke Udin kalau punya uang simpanan beli saham goto. Mumpung dalam keadaan murah meriah. Kata bos Andre saham itu ibarat mobil innova tapi harga agya. Sebulan lagi saham itu akan naik ke harga cepek lebih. Kata dia. bersambung...

Liam Then

#cerpen Pay Later "Ma, mama pernah bilang kepengen ganti TV kan? Papa sudah belikan. Sekalian kulkas, mesin cuci, hair dryer idaman mama, papa pesankan, mama senangkan?" "Bayarnya bagaimana Pa?" "Tenang Ma, Papa Pay Later" "Lah nanti makan kita gimana" "Kita nanti ikut gaya hidup sehat saja ,puasa Senen Kemis, hmmm....tambah satu hari lagi kayaknya, mama mau hari apa?" 

Liam Then

Sistem penjualan kuota yang hangus ketika batas tempo berlaku ,3 hari, 1 Minggu, juga ada potensi merugikan masyarakat, menyedot banyak sumber daya keuangan masyarakat kecil. Sekolah anak-anak bahkan sekarang menuntut akses ke internet. Harapan saya ,semoga ada regulasi pemerintah dibidang ini, masyarakat jangan disedot dan diperas trus kapasitas keuangannya. Saya cemas, jika suatu saat kalangan grassroot yang rapuh, ketimpaan entitas besar yang runtuh, porak poranda kerusakannya bakal besar dan butuh ongkos mahal untuk diperbaiki.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id