Ketua RT Perumahan Bahtera Indah Sejahtera mengatakan, dia sering menerima laporan dari warga bahwa sang dosen sering membawa masuk wanita ke rumah miliknya tersebut.
Dengan adanya laporan itu, pihak RT melakukan pemantauan terhadap dosen. Puncaknya, pada Senin malam, pihaknya bersama warga melakukan penggerebekan.
"Akhirnya kita selidiki, kita pantau. Jadi kami sempat berhentikan dia saat mau keluar biar mastikan bener gak bawa perempuan yang bukan istrinya. Akhirnya setelah dipastikan bahwa wanita itu bukan istrinya, kami geledah rumahnya," kata dia.
Dalam penggeledahan yang dilakukan oleh warga setempat, mereka menemukan tissue magic yang diduga dilakukan kedua pasangan itu untuk berhubungan badan.
"Ada tissue magic kami temukan, tapi kalau alat kontrasepsi lain nggak ada," kata pak RT.
Lebih lanjut, Aan mengatakan bahwa oknum dosen diketahui memiliki istri yang sedang berada di Bengkulu. "Istrinya ada. Ada di Bengkulu, ngajar di sana," katanya.
Saat digerebek warga, SYH dan VO mengaku telah menikah siri. Namun pada akhirnya keduanya mengaku sebatas pacaran.
"Awalnya ngaku nikah siri, terus kami desak akhirnya ngaku pacaran," tandasnya.
Warga kemudian membawa dua pasangan itu ke Polda Lampung. Kasus ini sedang ditangani kepolisian Lampung.
“Penangkapan itu terjadi di Perumahan Bahtera Indah Sejahtera, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung pada Senin malam,” kata Dirkrimum Polda Lampung, Kombes Pol Reynold Hutagalung membenarkankejadian tersebut.
"Masih diperiksa, kedua orang yang diamankan yakni oknum dosen berinisial SYH dan seorang mahasiswi berinisial VO," katanya. (*)