Survei Terbaru LSI Denny JA: Prabowo Unggul, Anies Baswedan Posisi Kedua, Ganjar Ketiga

fin.co.id - 29/09/2023, 06:20 WIB

Survei Terbaru LSI Denny JA: Prabowo Unggul, Anies Baswedan Posisi Kedua, Ganjar Ketiga

Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi

Prabowo, naik dari 26,0 persen ke 46,1 persen. Kemudian Anies dari 17,3 persen ke 29,3 persen dan Ganjar, dari sebelumnya 7,8 persen menjadi 18,4 persen.

Menurut Toto, dari hasil analisis kualitatif, keunggulan Prabowo di posisi nomor satu karena sudah pernah bertarung sebagai capres pada pemilu sebelumnya, dimana dia memang sudah unggul di Jawa Barat. Kedua, karena mesin partai Gerindra juga sudah relatif bergerak.

"Ditambah lagi ada pergerakan Dedi Mulyadi yang cukup massif dan all out mengampanyekan Prabowo dengan serangkaian event budayanya di sejumlah titik di Jawa Barat," katanya.

Ia menyebutkan kalau Dedi juga membawa gerbong pemilih dari yang sebelumnya Golkar sekarang mendukung Prabowo yang mendukungnya saat dia sekarang hijrah ke Gerindra.

Adapun dua capres lainnya, Anies dan Ganjar, dukungan menaik lebih karena mulai massifnya aneka atribut ruang publik seperti spanduk, banner dan stiker. 

Termasuk, sejalan dengan makin luasnya pengetahuan publik di Jabar terhadap nama-nama para capres. Terutama, lewat aneka platform sosmed.

Elektabilitas Partai


Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto--

Sementara itu, untuk partai yang dipimpin Prabowo, yakni Gerindra, sesuai dengan hasil survei itu telah berhasil menyalip PDI Perjuangan ke posisi nomor satu.

Terkait dengan elektabilitas partai, Gerindra dengan 18,2 persen telah berhasil menyalip PDIP yang sebelumnya 18,8 persen tergusur ke peringkat ketiga menjadi 15,7 persen.

Urutan nomor kedua, diduduki Golkar dengan 16,8 persen, PKS 10,2 persen, PKB 6,1 persen, PAN 5,5 persen, Demokrat 4,8 persen, Nasdem 3,9 persen, PPP 2,3 persen dan Perindo 1,4 persen. Sementara partai lainnya, Partai Ummat, PSI, PBB dan Garuda masih dibawah 1 persen.

Dalam analisis kualitatif sementara, kenaikan Gerindra ini selain karena mulai bergeraknya mesin partai, juga disumbang oleh faktor personal Prabowo yang unggul sebagai capres di Jawa Barat. 

Tepatnya, Gerindra termasuk partai yang berhasil mendapat berkah elektabilitas dari coat-tail effect (efek ekor jas) Prabowo.

Adapun kenaikan Golkar, dari sebelumnya peringkat ke 3 dengan 14,7 persen naik ke peringkat kedua dengan 16,8 persen, salah satunya, diduga ada faktor Ridwal Kamil yang semakin diketahui publik telah resmi menjadi kader Golkar.

“Tentu itu salah satu faktor saja. Karena survei ini lebih bersifat kuantitatif, bukan kualitatif. Mungkin perlu FGD untuk mengetahui pastinya. Yang jelas, faktor penyebabnya tidak tunggal. Apalagi, dalam tiga empat bulan ke depan peta politik masih sangat dinamis,” katanya. (*) 

Admin
Admin
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca