Sebagai partai koalisi pendukung Prabowo Subianto, Teddy Gusnaidi mengatakan bahwa pihaknya tidak inginkan terjadinya fitnah dan hoaks subur jelang Pilpres.
"Partai Garuda menginginkan adu program bahkan saling menguliti program Capres, tapi jika ada penyebaran hoax seperti ini, tentu wajib untuk diingatkan. Jangan sampai orang-orang yang sama dalam memfitnah ijazah Jokowi, dibiarkan melanjutkan dengan memfitnah Prabowo," kata Teddy Gusnaidi.
"Ini kelompok yang sudah sangat terlatih, karena begitu seragam dan masif. Mereka terorganisir, dulu Jokowi yang diserang, kini Prabowo. Jangan menggunakan jasa kelompok ini, mari bertarung dengan sehat, jangan dengan cara yang tidak sehat," pungkasnya. (*)