Salah satunya adalah Photography Kit, sebuah aksesori tambahan yang dapat dipasang di bagian belakang smartphone untuk memberikan pegangan seperti kamera profesional.
Photography Kit ini juga memiliki tombol shutter fisik, roda pemilihan mode kamera, tripod mount, serta slot untuk memasang filter lensa.
Fitur lainnya adalah Fastshot Mode, sebuah mode khusus yang memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dengan cepat dan mudah tanpa perlu membuka aplikasi kamera.
Cukup dengan mengaktifkan fitur Launch Camera di pengaturan, pengguna dapat mengambil foto dengan mengangkat smartphone dan menekan tombol volume.
Pengguna juga dapat menyesuaikan pengaturan seperti eksposur, panjang fokus, dan filter, yang akan disimpan secara otomatis untuk penggunaan selanjutnya.
Selain itu, Xiaomi 13 Ultra juga memiliki fitur Leica Tones, yang merupakan gaya warna khas dari Leica yang dapat dipilih saat mengambil foto.
Ada enam pilihan gaya warna, yaitu Leica Natural, Leica Vivid, Leica BW Natural, Leica BW High Contrast, Leica Sepia, dan Leica Blue. Gaya warna ini dapat memberikan nuansa dan emosi yang berbeda pada foto.
- BACA JUGA:Jangan Salah! Redmi Note 13 Pro+ Itu Nama Lain dari Redmi Note 13 Pro Max
- BACA JUGA:Bocoran Xiaomi 14: Ada Layar QHD+ 120Hz, Pake Snapdragon 8 Gen 3 dan RAM 12GB, Rilis November 2023
Kelemahan Xiaomi 13 Ultra
Meskipun memiliki banyak kelebihan, Xiaomi 13 Ultra juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan.
Salah satunya adalah bobot dan ukuran yang cukup besar dan berat, terutama karena modul kamera yang menonjol.
Smartphone ini mungkin tidak nyaman untuk digunakan dengan satu tangan atau dimasukkan ke dalam saku.
Kelemahan Xiaomi 13 Ultra lainnya adalah update software yang tidak sebanyak smartphone Samsung.
Xiaomi 13 Ultra hanya mendapatkan satu update versi Android, yaitu dari Android 13 ke Android 14.
Sedangkan smartphone Samsung biasanya mendapatkan dua update versi Android.