Yang menarik perhatian, Huawei Mate 60 Pro ini menggunakan chipset Kirin 9000S. Chip ini dibuat dengan arsitektur 7 nanometer, dengan modem yang dapat terhubung ke jaringan 5G.
Perangkat Lunak dan Fitur
Huawei Mate 60 Pro menjalankan HarmonyOS 4. Ini adalah perangkat lunak seluler yang dikembangkan sendiri oleh Huawei.
Dengan HarmonyOS, Huawei Mate 60 Pro tidak dapat menjalankan aplikasi Google (Google Apps) seperti Gmail, Google Drive, YouTube dan lainnya.
Meski tak ada layanan Google, Huawei Mate 60 Pro ini dapat menjalankan aplikasi Android dengan baik.
Aplikasi X (Twitter), Instagram, Facebook, Microsoft Outlook dan Spotify dapat berfungsi dengan baik.
Kecanggihan lainnya, Huawei Mate 60 Pro sudah dilengkapi kombinasi algoritma Lingxi AI dan antena Lingxi.
Algoritma Lingxi AI ini diklaim mampu menjangkau koneksi jaringan yang lebih stabil, meski berada di area sinyal lemah. Seperti berada di kereta bawah tanah, lift, basement maupun garasi.
Keunggulan Huawei Mate 60 Pro yang lain adalah pengguna masih dapat menggunakan HP meski tanpa jaringan terestrial.
Seperti mengirim dan menerima panggilan via satelit. Dimana pengguna dapat dengan bebas mengedit pesan satelit serta memilih informasi lokasi.
BACA JUGA:
- 5 Keunggulan Huawei MatePad Air yang Telah Rilis di Indonesia, Cek Harga Promonya di Sini
- Ini Spesifikasi Gahar Huawei MatePad Air yang Dibanderol Rp7.999.999, Cocok untuk Profesional
