BACA JUGA:
- Pemburu UFO Ini Klaim Temukan Markas Alien di Bulan, Benarkah Itu?
- Menurut Profesor Ini, UFO Itu Bukan Kendaraan Alien, akan tetapi Manusia dari Masa Depan
Analisis terhadap spesimen di Peru menunjukkan bahwa spesimen tersebut dibuat menggunakan kombinasi tulang manusia dan hewan, serat nabati, dan perekat sintetis.
Analisis lain pada tahun 2021 menetapkan bahwa kepala salah satu spesimen adalah tempurung otak llama yang rusak. Sambil membantah anggapan bahwa mumi-mumi itu adalah makhluk luar angkasa.
Para peneliti mengungkapkan keheranan mereka mengenai bagaimana spesimen-spesimen tersebut dibuat berabad-abad yang lalu, dan tampaknya merupakan “konstruksi dengan kualitas yang sangat tinggi.” (*)