Demokrat Ngambek, PKS Konsisten Dukung Anies Baswedan

fin.co.id - 01/09/2023, 14:09 WIB

Demokrat Ngambek, PKS Konsisten Dukung Anies Baswedan

Anies Baswedan saat menghadiri acara olahraga DPD PKS di Kota Bekasi

Secara formal, Koalisi Perubahan untuk Persatuan diresmikan 14 Februari 2023 dengan penandatanganan piagam koalisi oleh ketiga ketua umum partai, yang berisi 6 butir. 

Yakni, pertama nama koalisi adalah Perubahan untuk Persatuan. Kedua, Sepakat mengusung Anies Baswedan sebagai Capres. 

Anies Baswedan menghubungi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY pada tanggal 12 Juni 2023.

BACA JUGA:

Kala itu, Anies mengatakan kepada AHY bahwa Ibu dan guru spritualnya meminta agar segera berpasangan dengan AHY di Pilpres 2024. Kala itu, Anies memilih AHY sebagai Cawapresnya namun belum resmi diumumkan. 

Nama AHY ini telah disampaikan kepada para Ketua Umum Parpol dan majelis tertinggi masing-masing partai koalisi. Saat itu, pasangan Anies-AHY tidak ada penolakan. 

Setelah penetapan Cawapres, jajaran koalisi, utamanya PKS, Partai Demokrat dan Tim 8 sepakat untuk segera mendeklarasikan sahnya dan terbentuknya Koalisi Perubahan untuk Persatuan, termasuk penetapan Capres dan Cawapres yang hendak diusung. 

Anies Baswedan dan Tim 8 telah merencanakan beberapa kali waktu deklarasi. Namun, rencana deklarasi itu tidak pernah terwujud. karena Anies Baswedan diduga lebih patuh kepada Ketua Umum Nasdem Surya Paloh yang ingin terus menunda waktu deklarasi.

"Ini jelas mengganggu dan melanggar prinsip kesetaraan (eguality) dalam koalisi" kata Sekjen Teuku Riefky Harsya. 

Hingga kemudian secara mengejutkan, ditengah proses finalisasi Capres-cawapres Koalisi Perubahan dan Persatuan, Anies Baswedan dan Surya Paloh menetapkan Cak Imin sebagai Cawapresnya meskipun masih sebatas wacana. 

Pada Selasa malam, 29 Agustus 2023, di Nasdem Tower, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tiba-tiba menetapkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres Anies, tanpa sepengetahuan Partai Demokrat dan PKS.

Malam itu juga, Capres Anies dipanggil oleh Surya Paloh untuk menerima keputusan itu. 

Sehari kemudian, 30 Agustus 2023, Capres Anies mengutus Sudirman Said untuk menyampaikannya ke Demokrat dan PKS. (*)

 

Admin
Admin
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca