Permasalahan ini dipicu oleh penentuan usulan nama Pj Bupati Tangerang yang dianggap sejumlah fraksi kurang transparan.
Namun, saat dikonfirmasi ketua fraksi Golkar bernama Muhamad Amud itu membantah telah menggebrak pintu ruangan ketua DPRD, melainkan hanya memukul lemari arsip atau filling cabinet secara spontanitas.