“IAEA dan banyak negara lain telah menyatakan bahwa hal ini aman, jadi saya yakin hal ini aman. Namun para nelayan menghadapi begitu banyak masalah sehingga pemerintah Jepang perlu melakukan sesuatu untuk meyakinkan mereka,” kata Hiroko Hashimoto, pekerja LSM berusia 77 tahun.
BACA JUGA:
- Rusia Bangun Kubah Pelindung di Atas Penampungan Limbah Nuklir
- Gawat! NATO Mulai 'Main-Main' Bom Nuklir di Belgia, Alasannya Latihan Rutin
Tiongkok Sebut Jepang Egois!

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin--Net
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin menyebut tindakan tersebut egois. Dia mengatakan Tiongkok sangat prihatin dengan keputusan tersebut dan telah mengajukan keluhan resmi.
Wang mengatakan Tiongkok "akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi lingkungan laut, keamanan pangan, dan kesehatan masyarakat," namun tidak menyebutkan tindakan spesifik apa pun.
Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee menyebut pihaknya akan tingkatkan kontrol impor makanan laut dari Jepang dan wilayah-wilayah terdekat termasuk ibu kota Tokyo dan Fukushima.
Larangan tersebut, yang juga akan diterapkan oleh Macau, akan mencakup makanan laut hidup, beku, didinginkan, dikeringkan, serta garam laut dan rumput laut.
Jepang Negara Bersih dan Peduli Lingkungan

Salah satu tempat wisata di Jepang--Shutterstock
Jepang dikenal sebagai negara yang disiplin dalam kebersihan. Masyarakat Jepang memiliki kesadaran yang tinggi akan kebersihan dan mereka sangat memperhatikan kebersihan lingkungan mereka.
Hal ini tercermin dari banyaknya tempat sampah yang tersedia di tempat-tempat umum, serta kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, masyarakat Jepang juga dikenal sangat rajin membersihkan lingkungan mereka, baik di rumah maupun di tempat umum.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan Jepang dikenal sebagai negara yang disiplin dalam kebersihan. Salah satu faktornya adalah ajaran agama Shinto yang menekankan pentingnya kebersihan. Dalam ajaran Shinto, kebersihan dianggap sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri pada Tuhan.
Selain itu, masyarakat Jepang juga memiliki budaya gotong royong yang tinggi. Mereka sering bergotong royong untuk membersihkan lingkungan mereka, baik di lingkungan rumah maupun lingkungan umum.