Mark, arsitek di sebuah firma di Virginia, AS, berlibur ke Tiongkok. Kebetulan ia punya kenalan di Beijing, Chen, mantan teman kuliahnya di MIT beberapa tahun yang lalu. Jadi Chen inilah yang menjadi pemandu Mark saat keliling Beijing. Begitulah, dalam hati Mark mengakui bahwa dalam hal prasarana umum Tiongkok memang lebih maju ketimbang AS. Tetapi ia masih punya satu hal yang bisa dibanggakan: kebebasan berbicara, yang tak dimiliki rakyat Tiongkok. "Di Amerika," kata Mark, "orang bisa berteriak di depan Gedung Putih: 'Presiden Biden brengsek!' Dan ia tak akan ditangkap karena teriakannya itu." "Sama saja, Mark " sahut Chen. " Di sini orang pun bisa berteriak di depan Zhongnanhai: 'Presiden Biden brebgsek!' Dan ia juga tak akan ditangkap gegara teriakan itu." Mark : "@#%&$€£¥₩??".
Johannes Kitono
Presiden GP. Seandainya GP terpilih dan menggantikan kepemimpinan Presiden Jokowi. Apa yang akan terjadi dengan politisi dan partai yang sudah koalisi dengan PS di Gerindra. Tentu GP harus wise, kasus Ketum partai yang jadi Menko atau menteri di Kabinet Jokowi di SP3 kan. Jangan dipanggil Kejagung lagi soal CPO. Bukankah mereka hanya pembantu Presiden saja dan tidak ada aliran dana masuk kantongnya. Kenapa Kejagung tidak panggil Presiden untuk jadi saksi juga. Khusus untuk capres PS, biar tidak ngambek kasihlah jabatan bergengsi. Menkopolkam saja. Kan capres ex Ketum HKTI itu gagal menanam Singkong. Kabinet seharusnya tetap diisi oleh Profesionil seperti SMI ,Menkes Gunadi dan Menteri Budi PUPR. Menko- menko Kabinet Jokowi di Wantimpres saja untuk menikmati hari lansianya. Kalau lembaga survey abal- abal tetap menunjukkan suara PS yang leading. Ketum PDI-P harus mengeluarkan senjata pamungkasnya di saat injury time. Umumkan bahwa sesudah lengser, Presiden Jokowi akan dipilih. Sekali lagi dipilih bukan ditunjuk untuk menjadi Ketum PDI-P, partai Penguasa. Niscaya, Pemilu langsung selesai. Dan ternyata Ketum baru PDI-P mendapat tugas extra luar biasa. Menjadi Sekjen PBB yang bisa mendamaikan perang dagang China dan USA. Semoga mimpi yang tidak mewakili penguasa Tionghoa bisa menjadi kenyataan. SSHB.
*) Dari komentar pembaca http://disway.id