Pasalnya, sehabis menuding pimpinan dewan tidak transparan, kemudian Amud yang notabane nya hanya anggota dewan langsung mengungkap tiga nama calon Pj Bupati kepada publik melalui media massa.
"Lazimnya kapasitas menjelaskan perihal pembahasan nama-nama Pj Bupati harusnya ada pimpinan dewan bukan klaim dari anggota nya," ujarnya.
Aktivis 98 ini pun meminta kepada para dewan tahan egosentris hanya demi kepentingan personal.
"Sebagaimana wakil rakyat harusnya mengedepankan kepentingan rakyat. Siapapun yang nanti akan jadi Pj Bupati Tangerang pastikan kinerja nya baik, amanah dan berpihak kepada rakyat," tandasnya.