Rocky bilang, Jokowi mondar mandir mencari investro untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan.
Kemudian Jokowi mondar-mandir mendekati koalisi, seolah Jokowi hanya memikirkan nasibnya, tidak memikirkan nasib rakyat.
"Dia menawarkan IKN, mondar-mandir ke koalisi, untuk mencari kejelasan nasibnya, dia mikirin nasibnya bukan nasib kita, itu bajingan yang tolol, sekaligus bajingan pengecut," imbuhnya.
Atas ucapan itu, Rocky Gerung resmi dipolisikan oleh PDIP dan sejumlah relawan Jokowi dari pusat maupun daerah. (*)