"Ya persoalan itu harus segera diatasi. Karena setiap tahun, setiap tahun pelajaran baru, kejadian itu selalu terjadi di Karawang," katanya.
Terkait dengan adanya kejadian pembelian buku pelajaran yang tokonya telah ditentukan pihak sekolah itu, Dinas Pendidikan Karawang belum mengeluarkan pernyataan resmi, meski telah beberapa kali dihubungi melalui telepon seluler.