Anies Baswedan: Warga Digusur yang Hilang Bukan Rumahnya, Tapi Harga Diri

fin.co.id - 14/07/2023, 18:26 WIB

Anies Baswedan: Warga Digusur yang Hilang Bukan Rumahnya, Tapi Harga Diri

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memberikan keterangan pers sebelum ajang balapan Formula E jakarta 2023 di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (3/6/2023). ANTARA/Syaiful Hakim

Anies mengatakan konsep permukiman yang dinamakan kampung adalah masyarakat yang guyub, rukun, dan bersuasana keakraban. 

'Kampung' tidak memiliki persamaan kata di dalam bahasa Inggris, karena di sana tidak mengenal konsep tersebut.

"Makanya kalau dilihat bahasa Inggris, kampung tetap disebut kampong, bedanya hanya pakai huruf O. Kenapa? Di sana tidak mengenal konsep kampung, karena itu asli sini, itu adalah khas Indonesia," kata Anies.

Karena itu, kampung di Jakarta tidak boleh hilang meski bangunannya menjadi beton dan bersusun.

Anies mengatakan dalam pembukaan konstitusi negara Republik Indonesia disebutkan bahwa "pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia".

Artinya, pemerintah menempatkan rakyat sebagai warga negara yang harus dilindungi, mendapatkan perasaan aman karena pemerintahnya memberikan ketenangan dan kenyamanan.

"Ketika ada rakyat yang butuh perlindungan, ya kita lakukan. Itu yang perlu dituntaskan," kata Anies.

 

Admin
Admin
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID