
Waspada Ketergantungan Gadget pada Anak oleh Oleksandr Pidvalnyi dari Pixabay--
Lebih lanjut Arvind menjelaskan, kekurangan tidur menyebabkan risiko iritasi, kesulitan berkonsentrasi, masalah ingatan, pengaturan suasana hati, dan lainnya.
Arvind menyebutkan tanda-tanda bahwa anak mengalami kecanduan bermain gadget antara lain mulai mengganggu aktivitas sehari-hari seperti mengerjakan PR, aktivitas di luar ruangan, dan aktivitas kreatif lainnya.
Selain itu keadaan emosional dan perilaku anak-anak mengalami perubahan.
Jika terpapar oleh konten agresif atau tidak layak untuk umurnya, maka akan menyebabkan anak-anak berperilaku kasar atau mudah cemas serta dapat menurunkan kognitifnya yang berdampak pada performa akademik di sekolah.
BACA JUGA:
Arvind memberikan beberapa kiat untuk mengatur waktu penggunaan gadget oleh anak agar mencegah timbulnya kecanduan.
Orang tua perlu membuat aturan jelas dan mengatur batas waktu yang diizinkan untuk anak dalam mengakses gadget-nya.
Orang tua dapat membantu memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang konsekuensi penggunaan gadget secara berlebihan.
Hal tersebut dapat membantu anak-anak memahami pentingnya membuat batasan dengan penggunaan platform digital.
Cara lain yang bisa diterapkan yaitu membuat zona bebas gadget di rumah contohnya di ruang belajar, ruang makan, atau kamar tidur.
BACA JUGA:
Membuat zona bebas gadget dapat mengalihkan anak-anak dari gadget-nya.