Catatan Dahlan Iskan . 09/07/2023, 07:10 WIB
Anak sekarang tidak bisa minggat seperti itu: ada HP. Kini, begitu tiba di Betri pasti keberadaan saya sudah dibocorkan ke kampung saya lewat WA.
Desa yang juga sering saya datangi adalah Bogem. Di sebelah barat kota. Di jalur jalan antara Ponorogo-Wonogiri. Di situlah leluhur saya. Yang juga terkait dengan leluhur yang lebih atas lagi di Tegalsari, selatan kota Ponorogo.
Walhasil saya keturunan Ponorogo juga. Maka setiap ada perkembangan di Ponorogo saya kepo sekali. Maka saya selalu mendengar opini masyarakat di Ponorogo tentang setiap bupati baru. Pun ketika saya sibuk jadi wartawan, jadi pengusaha, jadi dirut PLN, dan jadi menteri. Suatu kali saya dengar "bupatinya bagus". Lain kali mendengar "bupati kita payah". Info saling berganti.
Bagaimana dengan bupati baru tahun 2019?
BACA JUGA:
"Istimewa," kata mereka. Tapi saya belum tahu seberapa istimewa. Saya baru tahu ketika ke Ponorogo kapan itu. Lalu sempat bertemu langsung dengan sang Bupati tahun lalu. Memang istimewa.
Sugiri bukan seperti bupati. Ia seperti orang Ponorogo –hahaha ia memang orang Ponorogo. Tidak ada sikap ningrat. Tidak ada bicara yang sok pejabat. Jauh dari feodal.
Sugiri lebih mirip Warok Ponorogo. Warok masa kini: pakaiannya gaya warok tapi pemikirannya masa depan. Ia berpijak pada budaya masa lalu tapi ingin terbang ke masa jauh di depan.
Masuklah ke "istana" bupati Ponorogo. Kediaman resmi bupati biasanya diwibawa-wibawakan. Harus bagus. Hebat. Kalau perlu bercorak ningrat.
Kediaman bupati Ponorogo sekarang ini ia rombak habis. Ruang kerja bupati ia jadikan angkringan. Jadi warung. Jual makanan dan minuman beneran.
BACA JUGA:
Sugiri juga lebih sering pakai pakaian Warok Ponorogo daripada mengenakan seragam dinas bupati.
Tiga tahun ini Sugiri uring-uringan: mengapa Reog Ponorogo belum juga berhasil diusulkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id