Masyarakat Jawa kususnya di Ponorogo, Trenggalek, Wonosobo, Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan dan Blitar masih rutin mengkonsumsi jenis makanan ini, terutama saat musim paceklik.
Nah, biasanya, tiwul dan gatot dimakan bersama dengan parutan kelapa gurih yang menggugah selera.
5. Jadah Tempe
Awalnya, jadah adalah makanan tradisional biasa dan dijual di daerah Kaliurang dan diperkenalkan pertama kali pada 1950-an oleh mbah Carik atau Sastro Dinomo.
Makanan ini menjadi dikenal oleh masyarakat luas ketika Sri Sultan Hamengkubuwono IX mencicipi jadah tempe.
6. Kipo
Kipo adalah makanan tradisional khas Jogja khususnya Kota Gede yang memang sudah mulai langka ditemui.
Kue tradisional ini konon telah ada dari masa kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam.
Kipo Banyak Dijual Ketika Bulan Ramadhan Tiba Pasar Ramadhan Masjid Jogokariyan.
Kipo memiliki rasa yang begitu legit serta memiliki aroma harum karena menggunakan daun pandan.
7. Geplak
Geplak adalah salah satu makanan khas dari Bantul, Yogyakarta. Makanan ini terbuat dari parutan kelapa dan gula merah atau gula pasir.
Geplak ini memiliki ciri khas dengan bentuknya yang bulat dan berwarna–warni. Geplak juga dilengkapi parutan kelapa dan rasanya yang manis.
8. Grontol Jagung
Grontol Jagung adalah makanan tradisional yang berasal dari jagung yang direbus lalu dihidangkan dengan diberi taburan parutan kelapa.