Temulawak juga bermanfaat untuk mengatasi berbagai gangguan pencernaan, seperti diare, sembelit, perut kembung, dispepsia, atau radang lambung.
Temulawak dapat merangsang produksi cairan empedu yang membantu pencernaan lemak dan metabolisme makanan.
Temulawak juga memiliki sifat antiradang dan antimikroba yang dapat mengurangi peradangan dan infeksi pada saluran pencernaan.
Manfaat Temulawak #3: Menyehatkan Hati
Manfaat temulawak selanjutnya adalah menjaga kesehatan dan fungsi hati.
Temulawak mengandung xanthorrhizol dan kurkuminoid yang dapat melindungi hati dari kerusakan akibat racun atau obat-obatan.
Temulawak juga dapat meningkatkan produksi enzim hati yang berfungsi dalam detoksifikasi tubuh.
Selain itu, temulawak juga dapat mencegah atau mengobati penyakit kuning atau hepatitis.
Manfaat Temulawak #4: Mengontrol Gula Darah
Bagi kamu yang memiliki masalah dengan kadar gula darah atau diabetes, temulawak juga bisa menjadi solusi alami.
Temulawak memiliki sifat antidiabetes yang dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Temulawak juga dapat mencegah komplikasi diabetes seperti neuropati atau kerusakan saraf.
Manfaat Temulawak #5: Menurunkan Risiko Kanker
Manfaat temulawak yang tak kalah penting adalah menurunkan risiko terkena penyakit kanker. Temulawak memiliki sifat antikanker yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan menginduksi apoptosis atau kematian sel kanker. Temulawak juga dapat menghambat angiogenesis atau pembentukan pembuluh darah baru yang memberi nutrisi pada tumor. Beberapa jenis kanker yang dapat dicegah atau diobati dengan temulawak antara lain kanker payudara, kanker usus, kanker prostat, kanker kulit, dan kanker hati.