
Dahlan Iskan mengunjungi sekolah Lakskar Pelangi, Kepulauan Bangka Belitung.-disway.id-
Setamat SMA di Belitong, Yusnani kuliah di IISIP Jakarta: Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Terkenal sebagai kampus kritis. Yang jurusan jurnalistiknya sangat menonjol.
BACA JUGA:
- Login Facebook Bisa Dapat Saldo DANA Gratis Rp 400.000, Buruan Cobain
- Spesifikasi dan Harga Oppo Reno 8 Juni 2023, Ponsel Pintar dengan Segudang Keunggulan
Yusnani akhirnya pulang ke Belitong. Dia ingin merawat ibunyi. Di Belitong dia mendirikan tabloid Belitong Bertuah. Masih bertahan sampai sekarang.
Mencuri mangga itu, kata Yusnani, memang kriminal. Tapi anak-anak di kampung mencuri mangga bisa karena kesal: minta dengan baik-baik tidak diberi. Mengambil mangga yang sudah jatuh pun dihardik.
Anak-anak mencuri mangga, di samping memang kriminal, ada unsur meledek si pemilik pohon.
Dari hasil obrolan dengan Zul di sel tahanan polisi, Yusnani yakin Zul tidak seperti yang digambarkan medsos.
BACA JUGA:
- Spesifikasi dan Harga Infinix Zero 5G: Ponsel Canggih Desain Masa Kini
- Review Spesifikasi dan Harga Oppo Reno 8: Hp Kelas Menengah Dengan Chipset Bertenaga dan Kamera Keren
Bisa jadi, ada pikiran jahil di anak-anak muda semobil itu (Lihat Disway Kamis-Jumat). Pikiran mereka lagi nakal: mencari uang kecil dengan cara meledek laki-laki yang bukan baik-baik saja. Sejenis pikiran nakal untuk mengambil harta dari orang nakal.
Zul, menurut Yusnani, tidak sampai pada tingkat menjual istri beneran. Ia hanya seolah-olah akan menjual. Hanya untuk ngerjai orang nakal.
Atau memang nakal beneran. Bahkan, jangan-jangan justru sang istri yang punya ide. Bisa saja berdasar pengalamannyi sendiri sebagai member di aplikasi MiChat: tidak mungkin ada laki-laki yang berani memperkarakan perbuatan yang akan membuat pelakunya malu. Pun bisa merusak rumah tangganya.
Wartawan seperti Yusnani yakin perkara ini masih di batas kenakalan anak-anak muda. Bukan kejahatan besar terhadap orang baik-baik.
BACA JUGA: