Pada tes wawancara ini, ada 3 komponen yang menjadi dasar penilaian; yaitu hafalan Quran, kemampuan membaca kitab (Qiraatul Kutub), dan Wawasan keislaman dan kebangsaan.
BACA JUGA:
Untuk hafalan Quran, peserta seleksi wajib memiliki hafalan minimal 2 juz.
Dalam seleksi penerimaan Beasiswa Maroko-Kemenag 2023 ini, masing-masing tahapan memiliki bobot yang berbeda-beda.
Tahap pertama CBT online memiliki bobot sebesar 60 persen.
Kemudian tahap seleksi wawancara, bobotnya 40 persen.
BACA JUGA:
Peserta yang lulus seleksi akan diumumkan oleh Kementerian Agama pada Jumat, 9 Juni 2023 melalui website Kemenag.
Sementara 15 Pusat Pengembangan Bahasa UIN yang menjadi tempat seleksi wawancara Beasiswa Maroko PBNU-Kemenag 2023:
1. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (59 peserta)
2. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (13 peserta)
3. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (11 peserta)
4. UIN Alauddin Makassar (4 peserta)