"Kebijakan Direktorat Jenderal Perumahan yang didelegasikan kepada Direktorat Rumah Umum dan Komersial siap memberi bantuan PSU untuk jalan lingkungan di perumahan seniman rambut Asgar. Kami juga mendorong masyarakat secara berkelompok lain untuk bisa memiliki rumah yang layak huni sesuai dengan Program Sejuta Rumah pemerintah," katanya.
BACA JUGA:
- Kuartal I-2023, Program Sejuta Rumah PUPR Tembus 298.203 Unit
- Beroperasinya JTCC Diharapkan Dapat Mempercepat Mobilitas Barang
Sementara itu, Direktur PT. Mitra Budiman Propertindo, Irfan Razinurdin selaku pengembang perumahan Seniman Rambut Asgar PPRG mengungkapkan, adanya konsep perumahan komunitas menjadikan para pengembang memiliki target pasar yang jelas. Dengan demikian, pengembang memiliki kepastian penjualan rumah yang dibangun.
Dirinya menambahkan, luas lahan yang siapkan untuk Perumahan Seniman Rambut Asgar PPRG sekitar 8 hektar yang diperuntukkan untuk 800 unit rumah. Saat ini yang sudah terbangun sekitar 50 persen atau 400 unit dengan harga jual Rp 150 juta.
Rumah yang dibangun memiliki tipe 30 / 60 dengan ukuran rumah 6 x 5 meter yang memiliki ruang tamu, dua kamar tidur dan kamar mandi atau tipe 30. Luas lahan kavling 6 x 10 meter dan bisa dibangun untuk dapur di bagian belakang rumah.
"Kami sudah bertemu pengurus tukang cukur Asgar dan memiliki kesamaan konsep bersama buat perencanaan pembangunan rumah berbasis kelompok seperti tukang cukur. Kami juga dibantu Pemda terkait percepatan perizinan dan bantuan PSU dari Kementerian PUPR," katanya.