Menghindari mengejan terlalu keras saat buang air besar. Mengejan dapat memperparah pembengkakan pembuluh darah di anus.
Menghindari duduk terlalu lama, terutama di toilet. Duduk terlalu lama dapat menekan pembuluh darah di anus dan menyebabkan ambeien.
Berolahraga secara rutin untuk menjaga berat badan ideal dan melancarkan sirkulasi darah. Olahraga juga dapat mengurangi stres yang bisa memicu ambeien.
Menghindari merokok dan minum alkohol. Kedua kebiasaan ini dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko ambeien.
Mengompres daerah sekitar anus dengan air dingin atau es batu untuk meredakan nyeri dan bengkak. Kompres selama 10-15 menit beberapa kali sehari.
Menggunakan salep atau krim yang mengandung hidrokortison atau lidokain untuk mengurangi gatal dan iritasi di sekitar anus. Salep atau krim ini bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter.
Mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti parasetamol atau ibuprofen, untuk mengurangi rasa sakit akibat ambeien. Obat ini juga bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter.
Jika gejala ambeien tidak membaik setelah melakukan perawatan mandiri selama seminggu atau disertai dengan gejala lain yang lebih serius, seperti perubahan warna atau konsistensi tinja, perdarahan hebat, pusing, atau pingsan, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.