KSAU Protes Kesiapan Pesawat Tempur Indonesia Dibilang Rendah

fin.co.id - 06/04/2023, 19:09 WIB

KSAU Protes Kesiapan Pesawat Tempur Indonesia Dibilang Rendah

18 Jet temput jenis F-16 di Elephant Walk Halim

Indonesia juga memiliki 127 unit pesawat latih dan 41 unit pesawat jet tempur dengan 37 unit di antaranya berspesifikasi jet serang khusus.

Selain itu, TNI AU juga mengawaki 17 unit pesawat untuk misi khusus serta satu unit berupa pesawat tanker atau pengangkut bahan bakar.

BACA JUGA:

Militer Indonesia, menurut data GFP, juga diketahui memiliki 67 unit pesawat angkut bersayap tetap. Jumlah tersebut meliputi sekitar 14,4 persen dari total armada pesawat yang dimiliki Indonesia.

Adapun jumlah pesawat yang dimiliki oleh suatu negara sangat berpengaruh pada pertahanan negara tersebut.

"Ini juga berlaku bagi Indonesia yang banyak memerlukan pesawat angkut pasukan dan logistik tempur selain pesawat untuk melakukan patroli udara," ujarnya.

Fadjar juga mengungkapkan ada rencana penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU.

BACA JUGA:

"Untuk penambahan alutsista, sudah direncanakan dan beberapa sudah direalisasikan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan)," ungkap Fadjar.

Meski begitu, ada beberapa alutsista yang sudah datang ke Indonesia, seperti pesawat jet Dassault jenis Falcon 7X dan Falcon 8X asal Prancis serta Pesawat C-130J-30 Super Hercules A-1339. Tidak hanya itu, helikopter bermesin ganda H225M produksi Airbus juga akan segera tiba di Indonesia.

Menjawab pertanyaan kapan pembelian pesawat tempur Dassault Mirage 2000-5 Qatar, dia mengatakan bahwa perencanaan itu merupakan keputusan Kemhan. 

Kendati demikian, TNI AU akan mempersiapkan infrastrukturnya terlebih dahulu sebelum pesawat itu terealisasi.

"Perencanaan itu masih di tangan Kemhan, tetapi TNI AU akan bersiap-siap untuk seperti infrastrukturnya dan awak pesawat," kata dia.

Admin
Admin
Penulis

FIN Biro Karawang Bekasi