BACA JUGA:Bagaimana Cara Membaca Puisi yang Baik? Yuk Cari Tahu di Sini
BACA JUGA:Berikut Contoh Surat Izin Sekolah, Singkat dan Jelas!
Biasanya, ketika sang karyawan baru sudah melewati masa percobaan atau bekerja dalam beberapa waktu tertentu, perusahaan akan memberikan seragam kepada karyawan tersebut untuk mengganti outfit kemeja putihnya.
Terkait filosofi kesederhanaan ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan mencontohkan hal ini kepada para Menterinya di Kabinet Indonesia Maju.
Outfit kemeja putih menjadi pakaian wajib para Menteri, untuk menandakan bahwa mereka semua setara dan sama rasa, tidak ada perbedaan status sosial yang mencolok dengan masyarakatnya.
2. Outfit Kemeja Putih Melambangkan Warna Kontras
Perbedaan warna pakaian, jenis pakaian, memang tidak pantas dilihat ketika calon karyawan tengah melakukan tes atau seleksi masuk perusahaan.
BACA JUGA:Cara Membuat Sepeda Hias dari Kardus yang Mudah Gak Pake Ribet
BACA JUGA:Cara Memilih Alpukat yang Bagus, Coba Periksa Warna Kulitnya
Warna putih dan hitam dinilai sangat kontras. Warna yang kontras hitam putih inilah yang sangat cocok untuk membedakan mana karyawan dan mana calon karyawan atau karyawan baru.
Meski demikian, tidak semua lembaga atau perusahaan menerapkan aturan ini. Ada pula perusahaan yang menerapkan aturan pakaian wajib bebas namun sopan, atau smart casual.
3. Outfit Kemeja Putih Melambangkan Integritas
Selain kesederhanaan dan warnanya yang kontras, pakaian hitam putih ternyata juga melambangkan integritas. Itu menandakan bahwa integritas dan kejujuran haruslah dijunjung tinggi yang disimbolkan dengan warna putih.
Inilah sebabnya para Menteri di pemerintahan, serta pejabat-pejabat di Kementerian maupun Lembaga saat ini mengenakan outfit kemeja putih untuk keseharian mereka bekerja.
BACA JUGA:Berikut Kunci Gitar Raim Laode Komang, Jangan Salah Nyanyi ya