Teknologi . 04/02/2023, 19:19 WIB
Lantas pekerjaan apa yang tidak bisa diotomatisasi oleh Chat GPT?
Beberapa pekerjaan yang cenderung tidak diotomatisasi oleh teknologi AI seperti ChatGPT meliputi:
- Pekerjaan yang membutuhkan empati manusia, seperti pekerjaan sosial dan konseling
- Pekerjaan yang membutuhkan kreativitas, seperti menulis, musik, dan seni
- Pekerjaan yang melibatkan tugas fisik yang tidak dapat dilakukan oleh mesin, seperti konstruksi dan pekerjaan manual
- Pekerjaan yang membutuhkan pengambilan keputusan yang kompleks dan pemikiran kritis. Seperti peran strategi dan manajemen
- Pekerjaan yang membutuhkan keahlian dan pengetahuan khusus tingkat tinggi, seperti kedokteran dan hukum.
BACA JUGA: Google Panik, Chat GPT Berpotensi Saingi Mesin Pencari Google!
OpenAI Chat GPT berpotensi gantikan 15 pekerjaan manusia-fin/diolah-
Selain pekerjaan yang membutuhkan empati manusia, kreativitas, tugas fisik, pengambilan keputusan yang kompleks, dan pengetahuan khusus, beberapa pekerjaan lain yang mungkin tidak terkena dampak langsung dari kehadiran ChatGPT antara lain:
- Pekerjaan yang membutuhkan interaksi manusia dan pembangunan hubungan. Seperti pengembangan bisnis dan sumber daya manusia
- Pekerjaan yang membutuhkan kemampuan beradaptasi tingkat tinggi. Seperti manajemen proyek dan peran kepemimpinan
BACA JUGA: Canggihnya ChatGPT, Kini Bisa Dihubungkan ke WhatsApp untuk Balas Pesan Otomatis
- Pekerjaan yang membutuhkan keahlian di bidang tertentu, seperti keamanan siber dan rekayasa perangkat lunak.
Perlu diperhatikan meskipun teknologi AI seperti ChatGPT mungkin tidak sepenuhnya mengotomatiskan pekerjaan tersebut, teknologi masih dapat mengubah cara pelaksanaan dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukannya secara efektif.
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com