Motor listrik rencananya akan menggunakan pengelompokan SIM C berdasarkan kapasitasnya. Motor listrik dengan performa yang lebih tinggi harus menggunakan SIM C I atau C II.
"Saya sudah menghitung untuk bagaimana kalau untuk kendaraan listrik. Seperti apa yang bisa untuk C I maupun C II untuk yang listrik, karena nanti beda di kWh-nya," ungkap Yusri.
"Untuk menentukan dia setara dengan mesin 250 cc, atau 500 cc ke atas, ini kami sedang menghitung kWh-nya," sambungnya lagi.