Puasa Rajab Bid'ah atau Sunnah? Begini Penjelasannya

fin.co.id - 23/01/2023, 06:25 WIB

Puasa Rajab Bid'ah atau Sunnah? Begini Penjelasannya

Ilustrasi: Masjid Kota Tasikmalaya. Foto by Afdal Namakule

BACA JUGA:Berikut Lafaz Niat Puasa Senin Kamis, Baca Klik di Sini!

Artinya: (Peringatan) di kitab Shiratul Mustaqim disebutkan, tidak ada riwayat yang tetap terkait keutamaan puasa Rajab dari Nabi Muhammad SAW kecuali hadits: Jika masuk bulan Rajab, Rasulullah berdoa: Ya Allah, berkatilah kami pada Bulan Rajab. Tidak ada riwayat selain ini. Bahkan hadits Rasulullah SAW terkait keutamaan Rajab umumnya dusta. 

Imam an-Nawawi mengatakan: Tidak ada riwayat perihal puasa Rajab yang berisi anjuran dan larangan secara spesifik.

Tetapi ibadah puasa pada prinsipnya dianjurkan dalam agama. (Lihat: Abdur Rauf al-Munawi, Faidhul Qadir bi Syarhi Jami‘is Saghir, [Beirut, Darul Makrifah, 1972 M/1391 H], cetakan kedua, juz IV, halaman: 18).

Dari keterangan Imam an-Nawawi ini, bahwa agama Islam menganjurkan secara umum ibadah puasa di bulan dan hari apa saja kecuali hari-hari larangan puasa yang disebutkan oleh agama secara lugas, yaitu puasa di dua hari raya id, hari tasyrik yakni 11, 12,13 Dzulhijjah. 

Artinya, Rajab termasuk bulan di mana kita dianjurkan untuk berpuasa. Meskipun tidak ada dalil secara rinci, dalil umum menganjurkan umat Islam untuk mengamalkan puasa sunah Rajab. Demikian dikutip dari situs NU. 

Admin
Admin
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca