China Minta Pembatasan Diskriminatif Warganya Dicabut
Pernyataan tersebut dilontarkan Beijing menanggapi kekecewaan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida terhadap China yang menangguhkan penerbitan visa bagi warga
Jepang dan Korsel sebelumnya memberlakukan kewajiban menunjukkan hasil tes negatif PCR terhadap warga China sebelum ketibaan di dua negara tersebut.
China menganggap kebijakan tersebut diskriminatif sehingga perlu memberikan tindakan balasan dengan penangguhan penerbitan visa bagi warga kedua negara tersebut.
"Kami sudah memberikan keterangan yang jelas beberapa hari yang lalu mengenai posisi China," tegas Wang Wenbin dalam pengarahan pers, Kamis.