“Acara ini sangat strategis, ini merupakan kegiatan uji coba yang dimaksudkan untuk mendukung iklim ekosistem kendaraan listrik khususnya yang roda dua agar bisa diterima di masyarakat, karena segmen motor listrik ini tentu membutuhkan harga yang lebih bersaing,” ungkap Farid.
Dia menambahkan, saat ini permasalahan pada motor listrik adalah di sisi baterai dan jangkauan. Rata–rata teknologi yang ada saat ini sudah menjangkau 100–500 km bahkan bisa sampai 1.000 km, namun yang menjadi soal ialah harga.
“Membuat motor dengan sekali isi ulang bisa menjangkau 100 – 200 km itu bisa namun belum tentu feasible dari sisi harga. Dari kegiatan uji coba inilah diharapkan mampu menjawab tantangan ini, tentu dengan dukungan teknologi yakni battery swap sehingga menjadi solusi,” terangnya.
BACA JUGA: Kembali Wujudkan Kolaborasi Transisi Energi, PLN Gaet Investasi Hijau Dari Aliansi Filantropi Global
Farid juga berharap agar pengembangan motor listrik nantinya bisa menjawab keraguan masyarakat dan dari uji coba proof of concept ini juga bisa ditemukan formula terbaik.
Lokasi-lokasi SPBKLU tersebut antara lain di Kantor PLN UID Bali, PLN ULP Denpasar Jl. PB Sudirman, Rumah BUMN Denpasar Jl. Raya Sesetan, Kantor PLN Pusharlis Jl. Gn Mandalawangi, Kantor PLN Yantek Sanur Jl. Danau Poso.
Lainnya di PLN ULP Kuta Jl. Sunset Road, PLN Rumah Dinas Tangkuban Perahu, PLN Kantor Jaga Canggu Jl. Kayu Tulang, PLN Yantek Kuta Jl. Bypass Ngurah Rai, dan PLN Nusa Dua Jl. Taman Giri.
BACA JUGA: PLN Teken Kesepakatan dengan Amazon untuk Proyek Tenaga Surya 210 MW di Indonesia