Catatan Dahlan Iskan

Jenny Mie

Oleh Dahlan Iskan: SAGOLISIOUS, kerusuhan Mei, Gus Dur, Quran digital, mie, Papua. Semua itu mengalir dalam hidup Jenny Wijaya. Tentu 'i' nyi lebih dari satu.

Jenny Mie
Dahlan Iskan (tengah) bersama Jenny Wijaya (kanan).

BACA JUGA:Bela Papa

Perjuangan memanusiakan sagu memang sulit tapi dia sudah beberapa kali menghadapi keadaan yang lebih sulit.

Jenny pun kini memproduksi mie sagu untuk spageti. Maka saya seperti menduga Jenny sedang mempersiapkan internasionalisasi sagu. Dia tentu melirik dengan mata nakalnya itu pasar Tiongkok. 

Di sana pasar produk non gluten lagi naik. Dia punya jaringan di sana. Suaminya yang mati muda itu berasal dari Beijing. Kini Jenny mengurus perjuangan mie sagu ini dengan anak bungsunya.

"Sudah punya pacar?" tanya saya pada pemuda ganteng umur 20 tahun itu.

"Enggak boleh pacaran. Harus bantu mama sampai mie sagu ini sukses," jawabnya. (Catatan: tulisan 'Jenny Mie' telah tayang di Disway.id)

Berita Terkait

Kikin
Catatan Dahlan Iskan

Kikin

2 hari lalu