Badan Geologi Ungkap Penyebab Gempa M 5.5 Banten dan Rawannya Tsunami di Daerah Itu
Gempa bumi magnitudo (M) 5.5 yang kemudian diperbarui Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjadi M 5.3 akibat aktivitas sesar aktif.
Gempa yang mengguncang Banten juga dirasakan warga di Jakarta.
#Gempa Mag:5.5, 09-Okt-22 17:02:44 WIB, Lok:7.09 LS,106.08 BT (26 km BaratDaya BAYAH-BANTEN), Kedlmn:12 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG pic.twitter.com/RAm8Dcgq7U
— BMKG (@infoBMKG) October 9, 2022
Haris Fadilah, warga Kemang, Jakarta Selatan, mengaku kaget merasakan dengan guncangan gempa meski tidak keras.
"Saya coba keluar rumah, kala merasakan gempa," katanya.