Usai meninjau bangunan sekolah, Gubernur Jawa Barat kembali sedikit memantau titik kecelakaan sebelum kembali melanjutkan agenda selanjutnya.
Sebelumnya kecelakaan maut truk kontainer muatan besi bernopol N 8051 EA terjadi di Jalan Sultan Agung, tepatnya di depan SDN Kota Baru 2 dan 3 Bekasi Barat.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menjelaskan, petugas kepolisian saat ini tengah mendalami penyebab kecelakaan truk kontainer yang menewaskan banyak korban jiwa.
(BACA JUGA:Japan Open 2022: Dalih Jonatan Christie Pasca Kalah dari Kenta Nishimoto: Strategi Saya Tidak Jalan)
"Kami sedang mendalami, dilihat dari tipe jalan tidak menurun. Kalau dilihat ini ada bekas rem, dan ini menabrak orang yang sedang di halte," ucap Kombes Latif Usman saat ditemui di lokasi kecelakaan, Rabu 31 Agustus 2022.
Dijelaskannya, truk kontainer menabrak tiang pemancar. Kemudian tiang rubuh dan menimpa truk pick up berwarna putih.
"Pengendara truk pick up meninggal dunia, karena tiang pemancar sinyal ini jatuh ke jalan dan menimpa kendaraan," jelasnya.
Kombes Latif Usman mengungapkan, korban total mencapai puluhan orang. Sementara yang meninggal dunia terdata 10 orang.
"Jadi korban sampai saat ini adalah secara keseluruhan ada 30, tapi untuk yang meninggal dunia ada 10 orang," ungkapnya.