"Perlu dicatat dan digarisbawahi, Ketua Umum kami, Prabowo Subianto, tidak memberi toleransi sikap arogansi serta sikap terlarang lainnya," jelas Alvaro.
(BACA JUGA:Viral Oknum Anggota DPRD Palembang Aniaya Wanita, Hotman Paris Ambil Tindakan Mengejutkan)
Alvaro menuturkan sudah ada upaya damai yang dilakukan Syukri Zen dengan korban bernama Tata (31) yang terlibat keributan tersebut.
Kendati demikian, upaya hukum berhenti karena damai, Alvaro berujar, hal itu tidak akan mempengaruhi keputusan partai untuk memberikan sanksi tegas kepada Syukri.
"Sikap kami akan memberikan sanksi tegas, bahkan sampai pemecatan. Sudah kami laporkan, kita tunggu sikap DPP," beber Alvaro.
Alvaro sangat menyayangkan kejadian pemukulan tersebut. Bagi Ketua DPC Partai Gerindra ini unggahan dan pemberitaan sudah menjadi konsumsi publik nasional.
(BACA JUGA:Anggota DPRD Jakarta Purwanto Beri Alasan Tak Terduga Soal Viralnya Imbauan Penutupan Jalan Untuk Pernikahan)
Akbar Alvaro sebagai Ketua DPC berjanji akan mengeluarkan sanksi tegas secara tertulis besok (hari ini).
"Kami partai yang berjuang dengan rakyat, selalu bersama rakyat, dan memperjuangkan rakyat. Kalau ada hal-hal di luar semangat kami, ini hanya oknum," tutup Alvaro.
Hotman Paris
Pengacara kondang Indonesia Hotman Paris Hutapea meminta Kapolri untuk bertindak soal viralnya oknum DPRD Palembang aniaya wanita.
Hotman Paris juga mengharapkan kepada Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo agar oknum DPRD Palembang tersebut dijemput malam ini dan ditahan.
(BACA JUGA:Anggota DPRD Jakarta Purwanto Beri Alasan Tak Terduga Soal Viralnya Imbauan Penutupan Jalan Untuk Pernikahan)
"Bapak Kapolri inilah saatnya bapak bertindak, tolong perintahkan kepada Kapolda Palembang agar oknum DPRD Palembang tersebut dijemput malam ini," tegas Hotman.
Lebih lanjut pengacara kondang Indonesia ini menambahkan dirinya merupakan pengagum Kapolri.